4 Kesalahan Situs Web Yang Paling Umum

Memiliki eksistensi dalam dunia online yang sukses membutuhkan seluruh bagian yang bergerak untuk bekerja bersama secara harmonis. SEO, sosial media, email marketing, maupun iklan berbayar adalah segala bagian itu. Namun, hal terpenting adalah menjalankan website Anda. Pertanyaan yang perlu Anda pikirkan adalah apakah website Anda sudah bekerja maksimal untuk memiliki bisnis yang sukses di dunia maya? Ataukah website Anda justru melakukan kesalahan yang dapat membuat Anda jatuh? Berikut adalah empat kesalahan dari situs web yang paling umum dilakukan.

  1. Tidak Ramah Untuk Mobile

Saat ini, data menunjukkan bahwa penggunaan internet secara mobile telah melampaui penggunaan internet dari desktop dan browsing laptop. Hal ini jelas bahwa perangkat mobile adalah pilihan terbaik untuk masa depan. Meskipun demikian, banyak bisnis yang masih memiliki situs yang tidak ramah untuk mobile. Pihak Google juga telah jelas menyatakan bahwa keramahan pada perangkat mobile adalah salah satu faktor dalam peringkat pencarian. Google tahu bahwa masa depan adalah milik perangkat mobile sehingga layak untuk diperhatikan.

Hal ini tidak hanya berlaku untuk bisnis besar saja. Jika Anda seorang pebisnis lokal maka kemungkinan besar klien Anda sedang mencari layanan lokal melalui perangkat mobile mereka, baik itu dari ponsel maupun tablet. Jadi apa yang dapat Anda lakukan? Hal pertama adalah periksa apakah website Anda merupakan website yang ramah terhadap perangkat mobile? Jika tidak, maka Anda memiliki beberapa pilihan. Pilihan jangka panjang terbaik adalah beralih ke Desain Website Responsif (RWD). RWD adalah cara yang memungkinkan desain suatu web agar kompatibel dengan semua jenis layar browser, apakah itu desktop, laptop, ponsel, atau tablet.

Jika Anda tidak ingin beralih ke RWD, maka pertimbangkan untuk menggunakan Responsive WordPress Theme (jika Anda menggunakan WordPress sebagai CMS). Ini adalah pilihan dengan biaya yang lebih rendah karena tidak terlalu sulit untuk menemukan seorang desainer WordPress yang dapat membantu Anda.

  1. Konten Yang Sedikit

Penelitian terbaru di situs B2B UK menunjukkan bahwa website yang berkembang dengan baik adalah website yang memiliki lebih banyak konten. Salah satu cara untuk meningkatkan jumlah halaman dan konten adalah dengan memperluas halaman layanan. Mulailah dengan membuat daftar layanan yang ditawarkan dan pastikan Anda memiliki halaman untuk setiap layanan. Untuk setiap halaman, tambahkan antara 500-1000 kata di setiap konten. Hal ini akan mengarahkan pengunjung ke halaman yang mereka cari dengan mudah.

  1. Kecepatan Yang Lamban

Kecepatan website dalam memuat adalah ukuran dasar. Hal ini menjadi penting karena tiga alasan utama. Pertama, pengguna hanya memilih website yang memuat lebih cepat. Saat website memuat dengan lamban, akan menyebabkan penjualan berkurang. Kedua, berhubungan dengan penggunaan mobile yang semakin banyak. Jika situs web Anda sudah lamban saat dimuat di desktop, maka ini akan semakin menyiksa untuk pengguna mobile. Ketiga, Google menjadikan kecepatan website sebagai faktor utama dalam peringkat pencarian.

Tentu saja, ada puluhan faktor yang mempengaruhi kecepatan website dan umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika Anda masih merupakan bisnis kecil, maka ada cara murah yang dapat dilakukan yaitu dengan beralih ke SSD Hosting. SSD Hosting menggunakan Solid State Drives (SSD) yang ratusan kali lebih cepat.

  1. Tidak Memiliki Strategi Konten

Banyak pebisnis yang lupa untuk membuat konten menarik dan mempromosikannya dengan baik. Memiliki strategi konten adalah langkah yang sangat cerdas pada bagian ini. Anda perlu mengambil waktu untuk berinvestasi dalam menciptakan dan mempromosikan konten agar bisa sukses secara online. Bisnis yang konsisten adalah yang mampu membuat konten secara berkelanjutan dan mengungguli pesaing. Untuk itu, sesuaikan konten dengan target audiens Anda dan sertakan gambar menarik di dalamnya.