Begini Cara Meningkatkan Visibilitas Iklan Facebook

iklan facebook

Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial saat ini bisa menjadi sebuah senjata yang ampuh untuk mendongkrak bisnis. Di Indonesia sendiri, Facebook masih mendominasi sebagai media sosial yang paling banyak digunakan dengan lebih dari 69 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para marketers untuk mempromosikan produk/jasa di Facebook menggunakan Facebook ads. Facebook ads atau iklan Facebook adalah fitur yang disediakan Facebook untuk membantu pengguna mempromosikan atau mengiklankan produk/jasa kepada target audiens tertentu.

Apakah Anda salah satu yang menggunakan iklan Facebook untuk mempromosikan bisnis Anda? Nah, pada artikel ini kami akan berbagi tips bagaimana cara meningkatkan visibilitas iklan Facebook.

1. Hindari gambar yang terlalu ramai dan berantakan

Gambar yang kita pilih untuk iklan Facebook adalah tergantung pada bisnis kita dan siapa target kita. Jika merek pribadi, kita mungkin akan memilih foto diri, karena wajah yang ramah dapat meningkatkan kinerja iklan. Menggunakan gambar yang menampilkan sebuah produk atau sesuatu yang relevan dengan apa yang kita iklankan mungkin juga akan mendapatkan hasil yang baik.

Ketika memilih gambar, pastikan bahwa gambar tidak terlalu ramai atau berantakan. Selain itu, hindari menggunakan gambar yang memiliki warna biru Facebook karena orang dapat melewatkan iklan kita, dan berpikir bahwa itu adalah iklan dari Facebook.

Jangan memasukan teks dalam gambar, atau menggunakan jumlah teks terlalu sedikit. Facebook telah menerapkan aturan 20% untuk teks dalam gambar iklan, itu berarti jumlah teks tidak boleh lebih dari 20% dari gambar. Dalam iklan kecil di sidebar, terlalu banyak teks pada gambar membuat iklan tidak akan terbaca.

2. Singkat, padat, dan jelas

Iklan Facebook harus tetap pendek, jelas, dan dapat menarik perhatian pengguna. Facebook menyarankan untuk menyertakan jangka waktu, biaya, dan menempatkan satu call to action.

Kita bisa membuat beberapa variasi iklan dengan teks yang berbeda.

1

Ada dua komponen yang berbeda dari iklan: judul dan teks. Dalam news feed judul iklan (yang clickable) muncul dibawah gambar, dan pada sidebar muncul sebelum teks. Usahakan untuk membuat judul tetap satu baris dalam iklan. Pertahankan teks tetap pendek untuk menjauhkan orang agar tidak perlu mengklik tombol See More.

3. Pelajari entang target audiens

Ketika kita menargetkan audiens untuk iklan, jangan hanya mengetikan pria/wanita, berusia 30 sampai 40 tahun, di kota tertentu dan lalu berharap mendapat hasil terbaik. Sangat penting untuk mengetahui siapa konsumen kita sehingga kita dapat menelusurinya lebih lanjut.

Targetkan orang-orang yang ingin terhubung dengan kita dan brand kita. Misalnya, jika kita mengiklankan sesuatu yang bisa dibeli, kita mungkin ingin menargetkan orang-orang yang sebelumnya telah membeli dari kita atau orang yang tertarik untuk membeli produk kita.

Ketika membuat iklan, pilih lokasi, umur, jenis kelamin, dan ketertarikan yang kita targetkan. Kebanyakan orang tidak mengisi pekerjaan mereka atau rincian pribadi pada profil Facebook mereka, sehingga kita bisa mengabaikan rincian tersebut.

Kita dapat menargetkan langsung ke halaman kompetitor. Misalnya, jika kita seorang fotografer di Yogyakarta, menargetkan followers di area tersebut.

Kita mungkin juga ingin menargetkan halaman bisnis yang produk dan jasanya saling melengkapi dengan bisnis kita. Misalnya, jika kita seorang web designer, menargetkan orang-orang yang menyukai halaman copywriter tertentu.

4. Atur budget harian untuk iklan

Untuk meningkatkan visibilitas, pilih budget iklan harian daripada budget iklan seumur hidup. Kita bisa memulai dari budget terkecil $1-2 per hari. Kemudian setelah iklan telah berjalan selama seminggu dan perlahan-lahan menunjukan perkembangan yang bagus, naikan budget iklan harian.

2

Apa yang kita harapkan dari iklan adalah tingkat konversi yang baik. Hampir setiap waktu, kita ingin melihat tingkat konversi di bawah $1. Tapi terkadang, tergantung jenis bisnis kita, tingkat konversi meungkin lebih dari $1, tapi jika akhirnya hal itu mengarah ke penjualan, maka biaya itu memang layak.

Facebook merupakan sebuah platform yang powerful untuk beriklan di media sosial. Ini hanya masalah bagaimana membuat iklan kita ‘terlihat’ oleh target market kita sehingga kita dapat mencapai hasil yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *