5 Tips Mudah Dalam Menentukan Nama Domain

Picture Source : Google
Picture Source : Google

Menentukan sebuah nama domain sebenarnya adalah hal yang sederhana namun terkadang cukup membingungkan jika kita tidak memahami cara-caranya dengan cermat. Begitu banyaknya nama domain yang tersedia dan begitu banyaknya perusahaan yang mempunyai sebuah website, sehingga kemungkinan adanya kemiripan nama domain sangatlah besar. Jika kita tidak hati-hati dalam menentukan nama domain yang baik, bisa jadi hal tersebut justru akan menurunkan popularitas bisnis kita. Simak lima tips mudah dalam menentukan nama domain berikut yang dapat membantu anda meningkatkan bisnis anda.

  1. Nama domain haruslah nama website

Penamaan domain yang sama dengan nama website sangatlah penting. Alasannya sederhana, jika nama domain juga merupakan nama URL, (misal : alamat web), orang-orang secara otomatis akan tahu ke mana mereka harus pergi. Contohnya, ketika orang berpikir mengenai theonlineshop.com, orang tidak perlu bertanya-tanya lagi apa alamat web yang harus mereka ketikkan pada browser karena nama website tersebut juga merupakan sebuah URL.

  1. Mencocokkan nama domain dengan merek bisnis

Nama domain yang cocok suatu dengan nama merek sangatlah penting. Nama yang  digunakan untuk mengiklankan sebuah sebaiknya adalah nama yang akan digunakan untuk domain. Hal ini akan mempermudah mereka untuk mengingat website kita.

  1. Panjang sebuah nama domain

Sebuah nama domain dapat tersusun hingga 67 karakter, sehingga kita tidak perlu menyingkat sebuah nama domain apabila masih memungkinkan untuk ditulis secara utuh. Yang terpenting nama domain harus benar-benar mudah dihafal oleh orang-orang

  1. Apakah nama domain perlu ditulis dengan tanda penghubung?

Jika dirasa perlu menambahkan tanda penguhubung pada domain, tentunya ada beberapa faktor kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan. Kelebihannya adalah dengan menggunakan tanda penghubung, mesin pencari dapat membedakan keyword suatu website dengan lebih baik, sehingga website kita akan bisa lebih menonjol dibandingkan dengan website lainnya. Sedangkan kekurangannya adalah orang terkadang sering melupakan tanda penghubung saat menuliskan nama domain.

  1. Bagaimana jika domain tidak menggunakan akhiran .com?

Kasus yang paling sering ditemui adalah, orang-orang tidak bisa mendapatkan nama domain dengan akhiran .com namun mereka bisa menggunakan akhiran .net, .org atau domain spesifik suatu negara tertentu. Untuk mengatasinya, kita harus benar-benar cermat dalam memilih. Jika pada akhirnya kita tidak bisa menggunakan akhiran .com, pastikan untuk selalu mempromosikan website kita dengan menuliskan namanya secara utuh. Misalnya jika alamat web kita adalah theonlineshop.net jangan hanya mempromosikannya dengan The Online Shop saja, namun ditulis secara lengkap. Hal ini untuk menghindari kesalahan orang-orang yang cenderung mengasosiasikan setiap website pasti memiliki akhiran .com.

Inti dari artikel ini adalah, dalam menentukan penggunaan sebuah nama domain, nama website dan nama bisnis kita haruslah menjadi acuan utamanya. Karena selain sebagai informasi mengenai bisnis kita, domain juga merupakan salah satu tools pemasaran bisnis yang akan paling sering bersinggungan dengan pelanggan. Jadi kita harus dapat memaksimalkan hal tersebut dengan menentukan sebuah nama domain yang benar-benar tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *